Kesalahan Memilih Gorden untuk Rumah di Malang yang Sering Terjadi
Gorden sering dianggap hanya sebagai pelengkap interior. Banyak orang memilihnya sekadar berdasarkan warna atau harga. Padahal, gorden memiliki fungsi penting untuk mengatur cahaya, menjaga privasi, dan mempercantik ruangan.
Di Malang yang memiliki iklim cukup panas di siang hari dan udara lembap di beberapa wilayah, memilih gorden tidak bisa asal. Kesalahan kecil saat memilih gorden bisa membuat rumah terasa panas, terlalu gelap, atau bahkan terlihat kurang rapi.
Berikut beberapa kesalahan memilih gorden yang paling sering terjadi dan perlu Anda hindari.
1. Memilih Gorden Hanya Berdasarkan Warna
Banyak orang langsung tertarik pada warna tanpa mempertimbangkan bahan dan fungsi.
Padahal warna yang terlihat bagus di katalog belum tentu cocok dengan:
warna dinding
pencahayaan ruangan
ukuran ruang
Contohnya, gorden warna gelap di ruangan kecil bisa membuat ruang terasa sempit.
Solusi terbaik adalah menyesuaikan warna gorden dengan konsep interior rumah agar terlihat harmonis.
2. Tidak Memperhatikan Jenis Bahan
Jenis bahan sangat memengaruhi kenyamanan ruangan.
Beberapa bahan gorden yang umum digunakan:
Blackout
Menahan cahaya hampir sepenuhnya dan cocok untuk kamar tidur.
Semi Blackout
Mengurangi cahaya tetapi masih memberikan pencahayaan alami.
Vitrase
Kain tipis yang membuat ruangan tetap terang namun menjaga privasi.
Jika salah memilih bahan, ruangan bisa menjadi terlalu panas atau terlalu gelap.
3. Salah Mengukur Ukuran Jendela
Kesalahan pengukuran adalah masalah yang paling sering terjadi.
Banyak orang hanya mengukur:
lebar kaca jendela
tinggi kusen
Padahal pengukuran yang benar harus memperhatikan:
lebar dinding
posisi rel gorden
tinggi plafon
lipatan kain
Pengukuran yang salah membuat gorden terlihat terlalu pendek atau tidak menutup dengan sempurna.
4. Mengabaikan Posisi Pemasangan Rel
Posisi rel gorden sangat memengaruhi tampilan ruangan.
Jika rel dipasang terlalu rendah, plafon rumah akan terlihat lebih pendek.
Sebaliknya, pemasangan rel yang lebih tinggi dapat memberi efek ruangan terlihat lebih luas dan elegan.
Ini adalah detail kecil yang sering diabaikan.
5. Tidak Mempertimbangkan Arah Matahari
Rumah di Malang sering mendapatkan paparan matahari cukup kuat terutama pada siang hari.
Jika jendela menghadap:
timur → matahari pagi
barat → matahari sore yang lebih panas
Maka sebaiknya menggunakan bahan blackout atau semi blackout agar panas tidak langsung masuk ke ruangan.
Tanpa perlindungan yang tepat, ruangan bisa terasa lebih panas.
6. Membeli Gorden Jadi Tanpa Menyesuaikan Ukuran
Gorden yang dijual di toko atau marketplace biasanya memiliki ukuran standar.
Masalahnya, ukuran jendela setiap rumah berbeda.
Akibatnya:
gorden terlalu pendek
gorden terlalu sempit
tampilan terlihat kurang rapi
Karena itu banyak orang memilih gorden custom agar ukuran lebih presisi.
7. Mengabaikan Kualitas Pemasangan
Selain bahan dan ukuran, pemasangan juga sangat penting.
Pemasangan yang tidak rapi dapat menyebabkan:
rel gorden miring
kain tidak jatuh dengan simetris
gorden cepat rusak
Pemasangan profesional memastikan gorden terlihat lebih rapi dan tahan lama.
Kesimpulan
Memilih gorden yang tepat membutuhkan perhatian pada beberapa hal penting seperti bahan, ukuran, pencahayaan, dan pemasangan.
Kesalahan kecil saat memilih gorden bisa membuat ruangan terasa kurang nyaman atau terlihat tidak rapi.
Dengan memahami kesalahan yang sering terjadi, Anda bisa memilih gorden yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan rumah di Malang.
Gorden yang tepat tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan fungsi rumah Anda.
Loveina Gorden




.png)